Menyikapi bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini di Negeri kita.

12 11 2010

Dewasa ini kita sungguh prihatin menyaksikan bagaimana musibah beruntun terjadi di Indonesia, negeri berpenduduk muslim terpadat di dunia. Belum selesai mengurus musibah dua kecelakaan kereta api sekaligus di awal Oktober, tiba-tiba muncul banjir bandang di Wasior, Irian. Kemudian gempa berkekuatan 7,2 skala richter diikuti Tsunami hebat di kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Lalu tiba-tiba kita dikejutkan dengan erupsi gunung Merapi di Jawa Tengah. Belum lagi ibukota Jakarta dilanda banjir massif yang mengakibatkan kemacetan dahsyat di setiap sudut kota, bahkan sampai ke Tangerang dan Bekasi. Siapa sangka banjir di Jakarta bisa terjadi di bulan Oktober, padahal jadwal tahunan rutinnya biasanya di bulan Januari atau Februari..?

Kita sering heran mengapa kok di negeri berpenduduk muslim paling besar di dunia justeru Allah timpakan bencana secara beruntun dalam rentang waktu yang relatif berdekatan. Apalagi kita sudah diperingatkan bahwa masih ada lagi duapuluh gunung api yang perlu diantisipasi peningkatan aktifitasnya.

Dalam suatu kesempatan yaitu pada Shalat Jum’at, saya menyimak sang khotib dalam khutbahnya mengatakan bahwa bencana yg terjadi akhir2 ini di negeri kita adalah suatu ujian dari Allah.

benarkah bencana yg terjadi akhir-akhir ini adalah ujian dari Allah???

Jika kita merujuk pada konsep Al-Qur’an, akan kita temui bahwa yg namanya ujian dari Allah itu tidak berbentuk bencana, seperti halnya yg terjadi pada kaum hud dan kaum Aad itu semua adalah Azab dari Allah karena mereka mendustai ayat-ayat Allah.

skrng kita ambili contoh kisah kaumnya nabi Nuh, mungkin kita sudah tau tentang apa yg terjadi oleh kaumnya nabi Nuh, mereka di berikan Air bah yg sangat dahsyat sehingga mereka binasa karena Air bah tersebut. Nah skrng apakah yg terjadi kpd kaum nabi Nuh sehingga mereka mendapatkan bencana Air bah tersebut???

Jawabannya pasti karena mereka mendustai ayat-ayat Allah yang disampaikan oleh nabi Nuh, yg akibatnya mereka diberikan Azab oleh Allah berupa Air bah yg sangat dahsyat.

perhatikanlah Firman Allah yg menceritakan tentang kaum nabi Nuh.

“Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: “Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya”. Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat)” (Al A’raf : 59)

“Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).” (Al A’raf : 64)

Teman-teman ku semua…!!!sekarang saya ingin bertanya, apakah kisah kaum nabi Nuh itu tidak sama dengan realita keadaan kita pada zaman sekarang ini, yg slalu ditimpah bencana, bencana dan bencana. Masihkah kita berfikir bahwa ini adalah ujian ???

Allah berfirman:

“Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al-A’raf : 96)

Ayo….kita kembali kepada “JALAN”NYA, ……….sebelum kita BINASA……


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: