Konsep Tarbiyah Islamiyah

10 05 2010

Kajian Islam Intensif (KII) selanjutnya disebut dengan Tarbiyah Islamiyah, karena unsur-unsur dan tujuan yang terdapat dalam KII dihimpun dalam tarbiyah Islamiyah, seperti kajian Islam yang kontinyu (istimror), kajian Islam yang integral (syamil) yang merujuk pada sumber yang shahih, yaitu Al Qur’an dan As Sunnah sebagaimana yang dipahami oleh generasi Salafus Shalih.
I. DEFINISI TARBIYAH
• Etimologis : Tarbiyah berasal dari kata ربي – يربي – تربية yang berarti :
– Penambahan atau peningkatan ( الزيادة )
– Pertumbuhan dan perkembangan ( النشئ والترعرع )
– Perbaikan/pengaturan/pengurusan/pemeliharaan (الاصلاح والقيام على شئ والتدبر والرعاية)
• Therminologis :
Definisi Umum:
1. Menumbuhkan sesuatu dari satu kondisi ke kondisi lain sampai kepada kesempurnaan (Ar Raghib Al Ashfahani dalam Mufradatnya)
2. Menyampaikan atau mengantarkan sesuatu pada kesempurnaan selangkah demi selangkah (Imam Al Baydhowy dalam Kitab Anwaarut Tanzil)
Definisi Khusus:
Tarbiyah Islamiyah :
adalah satu sistim pembinaan ke Islaman yang syamil, terpadu dan berkesinambungan yang bertujuan membentuk pribadi muslim yang memiliki sifat-sifat yang unik (Al Mutamayyizah) yaitu: Mu’min,Mushlih,Mujahid,Muta’awin dan Mutqin ( 5 M )
Penjelasan 5 M :
• Mu’min :
o Paham Islam dengan manhaj yang shahih
o Beriman dan bertauhid (terbebas dari kufur dan syirik)
o Komitmen pada syariat Islam
o Tekun beribadah sesuai sunnah (memiliki ruhiyah yang hidup)
o Memiliki akhlak yang terpuji
o Mengamalkan adab-adab Islamy

• Mushlih:
o Menjadi dai/murobbi
o Mampu menjadi agen perubah (min anashir at taghyir) di wilayahnya (tempat tinggal dan pekerjaannya)
o Mampu menyelesaikan problema-problema masyarakatnya.

• Mujahid:
o Memiliki kesadaran untuk berjuang
o Bersungguh-sungguh (maksimal)
o Sabar menghadapi kendala-kendala/tantangan perjuangan
o Rela berkorban

• Muta’awin :
o Iltizam (komitmen) dengan jama’ah (terikat dan terlibat)
o Memiliki kesadaran berjuang dengan berjamaah (bertandzim)
o Siap memimpin dan dipimpin
o Mudah ta’awun dengan sesama pejuang dan tidak mudah konflik

• Mutqin (Profesional)
o Berjuang dengan memberikan dan menyalurkan potensi dan keahlian (kafa-ah) yang dianugerahkan oleh Allah kepadanya.
o Tekun, teliti, cermat, amanah dan tuntas dalam bekerja
o Mengetahui betul pos perjuangannya

II. LANDASAN & ISTI’NAS
1. Al Qur’an Surah Al jumu’ah (62) ayat 2-3
2. Al Qur’an Surah Ali Imran (3) ayat 79.
3. Riwayat :
أدبني ربي فأحسن تأديبي
Terjemahan : Tuhanku telah mendidikku dan Ia mendidikku dengan sebaik baik-baik pendidikan.
Menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah dan Syekh Nashiruddin Al Al Bani Rahimahullah bahwa riwayat tersebut dhaif, tetapi maknanya benar.
4. Merupakan solusi problematika ummat pada hari ini
5. Madrasah Nubuwwah di Baitul Arqam

III. UNSUR-UNSUR TARBIYAH
1. Pemahaman dan penghayatan Islam
2. Penumbuhan, Penjagaan dan pemeliharaan ke Imanan
3. Penumbuhan potensi dan bakat sehingga menjadi suatu keahlian
4. Adanya tahapan (marhaliyah)

IV. RUANG LINGKUP TARBIYAH DAN PROGRAM-PROGRAMNYA
1. Tarbiyah Fikriyyah/Aqliyah :
• Kajian Tematik/maudhuiyyah (Kadis)
• Telaah Hadits
• Tahsinul Qira’ah
• Hafalan Nomor dan nama-nama surah
• Diskusi Buku
• Hafalan Al Qur’an dan Hadits
2. Tarbiyah Imaniyyah/Ruhiyah
• Shalat berjama’ah
• Tadarrus Al Qur’an
• Kajian Tazkiyatun Nafs
• Mabit Jama’i: qiyamul lail, pembacaan kisah-kisah shahabat, adzkar
• Shaum ( Puasa ) bersama
• Ziyarah akhawiyah

3. Tarbiyah Badaniyyah/Jasadiyyah
• Amal jama’i
• Riyadhah
• Rihlah
• Muhibbah


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: