Istilah-istilah Islam

21 04 2010

Ibadah :Penghambaan diri kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan mentaati segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya, sebagaimana yang telah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, disertai dengan penuh rasa kerendahan hati dan penuh rasa cinta.

‘Azza wa Jalla : Mahamulia dan Mahaagung.

Barzakh, barzah : Alam ghaib setelah manusia meninggal dunia sampai hari Kiamat, atau alam kubur.

Dinar : Nama satuan uang. Pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terbuat dari emas.

Dirham : Nama satuan uang. Pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terbuat dari perak. Nilainya lebih kecil daripada dinar.

Dzatu Anwath :Sebuah pohon bidara tempat dimana kaum musyrikin (pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) bersemedi dan menggantungkan senjata mereka di situ untuk mencari berkah.

Fai’ : Harta yang diperoleh kaum muslimin dari musuh tanpa melalui peperangan, karena harta tersebut ditinggal lari oleh musuh.

Ghanimah : Harta yang diambil alih oleh kaum muslimin dari musuh mereka ketika dalam peperangan; harta rampasan perang.

Habib : Kekasih.

Hadits : Tuntunan dan tradisi yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melalui sabda, sikap, perbuatan dan persetujuan beliau; sesuatu yang dinisbatkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam baik berupa perkataan, perbuatan, sikap atau persetujuan.

Iman : Ucapan hati dan lisan yang disertai dengan perbuatan, diiringi dengan ketulusan niat karena Allah dan dilandasi dengan berpegang teguh kepada Sunnah RasulNya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Isnad : Silsilah orang-orang yang meriwayatkan hadits dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Istinja’ : Bersuci atau membersihkan diri setelah buang hajat kecil atau besar.

Jahiliyyah, jahiliah : Kebodohan, sebutan untuk suatu zaman yang ciri utamanya ialah mengagungkan selain Allah dengan disembah, dipuja, dipatuhi dan ditaati; ciri lainnya dari zaman ini adalah kebobrokan mental dan kerusakan akhlak, seperti zaman sebelum agama Islam muncul dengan dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Khalil (al-Khalil) : Kekasih mulia, tingkatannya lebih tinggi daripada habib (kekasih).

Makruh :Sesuatu yang apabila dikerjakan kurang baik, tetapi apabila ditinggalkan akan mendapatkan pahala.

Marfu’ : Hadits yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sesuatu yang dinisbatkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam baik itu berupa ucapan, perbuatan, sikap atau persetujuan, meskipun yang menisbatkan itu seorang sahabat atau tabi’in.

Radiallahu ‘anha : Semoga Allah senantiasa melimpahkan keridhaan kepadanya (seorang perempuan).

Radiallahu ‘anhu : Semoga Allah senantiasa melimpahkan keridhaan kepadanya (seorang laki-laki).

Riya’ : Melakukan suatu amal dengan cara tertentu supaya diperhatikan dan dipuji orang lain; contohnya; seseorang melakukan shalat, lalu memperindah shalatnya tatkala dia mengetahui ada orang lain yang memperhatikannya.

Ruqyah : Usaha penyembuhan suatu penyakit dengan pembacaan ayat-ayat al-Qur’an, do’a-do’a atau mantera-mantera.

Sakratul maut, sakaratul maut : Rasa pedih dan sakit yang dirasakan seseorang ketika dicabut nyawanya; sekarat.

Shahih, sahih, shohih, shoheh : Hadits yang diriwayatkan secara berkesinambungan (tidak terputus) oleh orang-orang yang terpercaya (perilaku, daya hafal dan kecermatannya) mulai dari awal sanad sampai yang terakhir, bebas dari suatu keganjilan atau penyakit atau sebab yang menjadikan hadits tersebut lemah.

Syafa’at : Perantaraan, yaitu perantaraan yang akan dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan hal itu dengan seizinNya, untuk meringankan beban umat manusia ketika di padang Mahsyar (pada hari Kiamat) dan inilah yang disebut syafaa’at kubra (terbesar) atau disebut juga al-Maqam al-Mahmud, untuk memasukkan Surga bagi mereka yang berhak mendapatkan Surga; untuk tidak memasukkan ke Neraka bagi ahli tauhid dari umatnya yang berdosa yang semestinya masuk Neraka; untuk mengeluarkan dari neraka orang-orang ahli tauhid yang berdosa yang sudah masuk Neraka; untuk menambahkan pahala dan meningkatkan derajat bagi orang-orang penghuni Surga; dan perantaraan kepada Allah untuk meringankan siksa bagi sebagian orang kafir dan ini khusus untuk paman Beliau, Abu Thalib.

About these ads

Aksi

Information

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: